Negeri ini butuh Streptomyces antikorupsiensis

November 4, 2009 at 8:29 am Tinggalkan komentar

Bogor.11/1/2009

pin anti korupsi2Streptomyces adalah genus bakteri yang terkenal sebagai produsen antibiotik, menyerang mikroba patogen [pengganggu] tanaman ataupun juga manusia. Tetrasiklin, kloramfenikol, streptomycin, aktinomycin dan beberapa antibiotik terkenal lain di dunia medis ataupun proteksi tanaman sebagian besar diproduksi oleh Streptomyces.

Peranan ini menjadikan Streptomyces sangat dibutuhkan…

Di negeri ini salah satu “perusak” cita-cita luhur kita bernegara-berbangsa adalah KORUPSI. Ada kisah BLBI, ada kisah Century, Cicak vs Buaya, kisah Urip dan Artalita…, di negeri ini seolah tiada hari tanpa [berita] korupsi.

Ada 2 strategi menurut saya untuk memberantas penyakit ini belajar dari Streptomyces;

  1. Memproduksi senyawa aktif: antikorupsimycin, sebagai antibiotik yang mampu menghambat aktivitas korupsi bahkan mematikan infeksi virus, fungi, dan bakteri patogenik [baca para koruptor]. Senyawa ini bisa berupa UU ataupun Lembaga yang harus dijalankan secara adil tanpa tebang pilih
  2. Manipulasi genetik, harus dipelajari gen apa yang menjadikan Streptomyces antikorupsiensis memproduksi antikorupsimycin. Kode DNA masyarakat kita, yang telah terbiasa dengan korupsi ini harus dibaca dan ditata ulang [seperti nasihat Rhenald Kasali : Change, Recode your DNA]. Gen penyandi perilaku koruptif harus dicut, didelete dan diinsersi dengan gen penyandi senyawa antikorupsi: antikorupsimycin, sehingga bangsa ini benar-benar sembuh dari penyakit korupsi yang telah akut

Walaupun kalo dipikir, sebenarnya hal ini sudah dilaksanakan dengan mendirikan KPK, inspektorat-inspektorat di tiap departemen, memasukkan kurikulum antikorupsi ke sekolah/universitas. Tetapi kenapa korupsi malah makin merajalela….?

Sebagaimana kehidupan di alam, para virus atau bakteri [baca koruptor] akan melakukan mekanisme pertahanan diri, bahkan melawan, balik menyerang dan mematikan Streptomyces antikorupsiensis. Para pejuang antikorupsi digoda dengan 3 Ta : harta, tahta[jabatan politik], dan wanita [seperti Antasari], kalo perlu dikriminalkan seperti Bibit-Chandra Hamzah atau bahkan di-Munirkan.

Termasuk beradaptasi dengan senyawa antikorupsimycin sehingga resisten, mereka telah bersumpah untuk tidak korupsi, menandatangani pakta integritas, berkampanye untuk menghentikan korupsi…,tetapi  sembari tetap KORUPSI, dengan cara lebih canggih, aman, dan lebih besar. Seperti inilah fakta yang kita lihat hari ini bukan?

The man behind the gun…, pada akhirnya semua kembali kepada tingkah polah manusia. Kita harus segera bertindak, membersihkan diri dari perilaku korupsi, dan segera bergabung bersama barisan “cahaya” melawan korupsi di negeri ini, jangan ada lagi yang memilih netral dan mendiamkan kezaliman.

Pertarungan ini adalah sebuah keniscayaan….karena selalu ada mereka yang berhati jahat, menzalimi yang lain.

Negeri ini membutuhkan pejuang, para pahlawan yang akan menyelamatkan bangsa ini, mengangkatnya kembali ke puncak peradaban.

 

Iklan

Entry filed under: rehat sejenak.... Tags: , , .

Mudah dan Berkah Kepada Shabrina

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


November 2009
S S R K J S M
« Okt   Des »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Blog Stats

  • 34.623 hits

%d blogger menyukai ini: