Bahagia dengan berjihad

April 3, 2009 at 2:22 am Tinggalkan komentar

Setiap manusia ingin hidup bahagia, menjadi orang-orang yang sukses/beruntung di dunia dan akhirat. Di salah satu ayat Al Qur’an Allah SWT memberikan petunjuk tentang para Muflihun, yakni orang-orang yang beruntung;

88. Tetapi Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, mereka berjihad dengan harta dan diri mereka. dan mereka Itulah orang-orang yang memperoleh kebaikan, dan mereka Itulah orang-orang yang beruntung.

Ternyata kunci kebahagiaan dan keberuntungan orang yang beriman adalah bahwa mereka berJIHAD dengan harta dan jiwanya.

Seorang muslim dan mereka yang berakal memahami makna jihad dengan sebenarnya, sebagaimana yang Allah SWT dan Rasulullah SAW ajarkan[kita tidak boleh terjebak pada propaganda negatif tentang makna jihad oleh mereka yang membenci Islam].

Medan jihad ini mencakup semua dimensi kehidupan dan peluangnya terbuka luas, apalah lagi di tengah krisis global seperti sekarang ini, jihad dengan harta sangat dibutuhkan. Banyak lembaga pendidikan, lembaga ekonomi Islam, yayasan sosial yang siap dan profesional untuk mengelolanya, ditambah bencana alam. Di belahan bumi yang lain saudara kita di Palestina, Irak dan lainnya, juga memerlukan dukungan finansial dari kita.

Kita membutuhkan jihad dengan harta dan jiwa kita… agar kita bahagia, tanpa kita berjihad pun, masih banyak orang lain yang siap berjihad. Pertanyaan buat kita adalah ; tidakkah kita ingin berpartisipasi?

Motivasi yang harus kita miliki adalah bahwa Allah SWT pasti akan mengganti jihad harta dan jiwa kita dengan yang lebih baik… dan berlipat ganda

89. Allah Telah menyediakan bagi mereka syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar.

Subhanallah, Allah SWT akan menyediakan surga bagi mereka yang terlibat dalam aktifitas jihad fi sabilillah. Padahal harta yang kita miliki sesungguhnya adalah pemberian Allah SWT, begitu pula jiwa kita, adalah milik Allah SWT.

Marilah kita berjihad dengan harta dan jiwa, tidak ada alasan untuk bermalas-malasan ataupun kikir. Bukankah kita masih bisa beli pulsa, beli bakso, bayar ke warnet? Bukankah kita masih bisa main futsal, bercanda dengan anak dan istri? Infakkan harta dan jiwa kita dalam jihad fi sabilillah. Allahu Akbar!

121. Dan mereka tiada menafkahkan suatu nafkah yang kecil dan tidak (pula) yang besar dan tidak melintasi suatu lembah, melainkan dituliskan bagi mereka (amal saleh pula) Karena Allah akan memberi balasan kepada mereka yang lebih baik dari apa yang Telah mereka kerjakan.

[diadopsi dari taushiyah Ust. Sugeng, M.Si, Bogor 2/4/2007]

Iklan

Entry filed under: taushiyah.

Alhamdulillah… gaji naik 15% Aku ingin bercerita…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


April 2009
S S R K J S M
    Mei »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Blog Stats

  • 34.623 hits

%d blogger menyukai ini: